Baru mulai mancing dan bingung membaca spesifikasi joran, reel, atau senar? Berikut arti istilah yang paling sering muncul — dari kode di kemasan sampai istilah Jepang yang dipakai komunitas mancing di Indonesia.
Joran & reel
- Blank
- Batang utama joran, biasanya dari carbon atau fiberglass. Kualitas blank menentukan berat, kekuatan, dan sensitivitas joran.
- Power
- Tingkat kekuatan joran menahan beban, dari UL (ultra light) sampai XH (extra heavy).
- Action
- Titik lentur joran. Fast melentur di ujung, moderate di sepertiga atas, slow sampai ke tengah.
- Line weight
- Rentang ukuran senar yang dianjurkan untuk joran, misalnya PE 0,8–2.
- Lure weight
- Rentang berat umpan yang ideal dilempar dengan joran tersebut, misalnya 7–21 g.
- Reel spinning
- Reel dengan spool diam di bawah joran. Mudah dipakai, paling cocok untuk pemula.
- Baitcasting
- Reel dengan spool berputar di atas joran. Lemparan lebih akurat, butuh latihan agar tidak kusut.
- Gear ratio
- Jumlah putaran rotor per satu putaran handle. 7.2:1 berarti cepat menggulung, 5.2:1 lebih bertenaga.
- Ball bearing (BB)
- Bantalan di dalam reel. Jumlah bukan segalanya — kualitas bearing lebih menentukan kehalusan putaran.
- Drag
- Sistem rem pada spool yang mengeluarkan senar saat ikan menarik kuat, agar senar tidak putus.
- Backlash
- Senar kusut di spool baitcasting karena spool berputar lebih cepat dari keluarnya senar.
Senar & terminal tackle
- Senar PE
- Senar anyaman (braid) dari serat polyethylene. Sangat kuat, tipis, dan hampir tidak mulur.
- Fluorocarbon
- Bahan senar yang tenggelam dan hampir tak terlihat di air, tahan gesekan — umum dipakai sebagai leader.
- Leader
- Senar penghubung antara senar utama dan umpan untuk melindungi dari gesekan karang dan gigi ikan.
- Swivel
- Kili-kili; sambungan berputar yang mencegah senar terpuntir.
- Split ring
- Ring kecil berbentuk spiral untuk memasang kail pada umpan buatan.
- Assist hook
- Kail bertali yang dipasang di kepala metal jig, dipakai pada teknik jigging.
- Treble hook
- Kail bermata tiga yang umum dipasang pada minnow dan popper.
Teknik & istilah lapangan
- Casting
- Teknik melempar umpan buatan lalu menariknya agar menyerupai mangsa.
- Jigging
- Teknik menghentak metal jig secara vertikal dari perahu di perairan dalam.
- Popping
- Teknik menarik popper di permukaan air hingga menimbulkan cipratan untuk memancing predator.
- Strike
- Saat ikan menyambar umpan.
- Fighting
- Proses tarik-menarik dengan ikan setelah strike.
- Tubir
- Tepi karang yang langsung curam ke perairan dalam — spot favorit ikan predator.
- Babon
- Sebutan pemancing Indonesia untuk ikan berukuran sangat besar.
- Boncos
- Pulang mancing tanpa hasil.
- KW
- Barang tiruan yang meniru produk bermerek. Kualitas dan daya tahannya jauh di bawah produk original.
- Catch & release
- Melepas kembali ikan hasil tangkapan untuk menjaga populasi ikan.
Istilah dari Jepang
- Eging
- Teknik memancing cumi dengan umpan egi. Berasal dari Jepang dan kini populer di pesisir Indonesia.
- Egi
- Umpan buatan berbentuk udang untuk cumi. Ukuran dinyatakan dengan angka, misalnya 2,5 atau 3,5.
- Tai rubber
- Tairaba — umpan berpemberat dengan rok karet, awalnya untuk kakap merah Jepang (madai), efektif untuk ikan dasar.
- Tenya
- Pemberat berkail untuk umpan udang, teknik dasar ringan dari Jepang.
- Ajing
- Light game untuk ikan kecil (aji) dengan joran sangat ringan dan jig head mini.
- Mebaring
- Light game malam hari untuk ikan batu kecil (mebaru) di dermaga dan karang.
- Shore jigging
- Jigging dari pinggir pantai atau batu karang menggunakan joran panjang.
- Light game
- Istilah umum untuk mancing dengan tackle sangat ringan; sensasi tinggi untuk ikan kecil.
- Tenkara
- Mancing tradisional Jepang dengan joran panjang tanpa reel, mirip tegek.
Ingin tahu ukuran yang pas? Baca juga tabel ukuran senar PE (nomor 号), arti kode ukuran reel Shimano, dan ukuran kail Jepang.
